KURIKULUM SMA AL-HIKMAH JAKARTA

“Menuntut ilmu adalah perjalanan seumur hidup

dan setiap langkahnya adalah ibadah.”

 

Kurikulum di SMA Al-Hikmah Jakarta dirancang secara dinamis, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan pendidikan nasional serta kebutuhan zaman yang terus berubah. Penyusunannya mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum Terbaru Edisi Pembelajaran Mendalam serta Kepmendikbudristek No. 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka.

Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi berkarakter, unggul, dan berdaya saing, SMA Al-Hikmah Jakarta mengembangkan kurikulum yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, spiritualitas, keterampilan hidup, dan kesiapan menghadapi dunia nyata.

Kurikulum kami menjadi landasan dalam membangun pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan adaptif, dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat berkarya, serta kemampuan berpikir kritis di setiap peserta didik. Setiap kegiatan belajar diarahkan agar siswa tidak hanya “tahu,” tetapi juga “mampu dan mau” berkontribusi bagi masyarakat.

Sebagai wujud dari pendekatan tersebut, SMA Al-Hikmah Jakarta menerapkan tiga pilar kurikulum utama, yang saling melengkapi dalam membentuk profil lulusan yang seimbang antara ilmu, iman, dan keterampilan:

“Menuntut ilmu adalah perjalanan seumur hidup dan setiap langkahnya adalah ibadah.”

 

Kurikulum di SMA Al-Hikmah Jakarta dirancang secara dinamis, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan pendidikan nasional serta kebutuhan zaman yang terus berubah. Penyusunannya mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum Terbaru Edisi Pembelajaran Mendalam serta Kepmendikbudristek No. 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka.

Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi berkarakter, unggul, dan berdaya saing, SMA Al-Hikmah Jakarta mengembangkan kurikulum yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, spiritualitas, keterampilan hidup, dan kesiapan menghadapi dunia nyata.

Kurikulum kami menjadi landasan dalam membangun pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan adaptif, dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat berkarya, serta kemampuan berpikir kritis di setiap peserta didik. Setiap kegiatan belajar diarahkan agar siswa tidak hanya “tahu,” tetapi juga “mampu dan mau” berkontribusi bagi masyarakat.

Sebagai wujud dari pendekatan tersebut, SMA Al-Hikmah Jakarta menerapkan tiga pilar kurikulum utama, yang saling melengkapi dalam membentuk profil lulusan yang seimbang antara ilmu, iman, dan keterampilan:

Kurikulum Merdeka

Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berpihak pada peserta didik. Melalui pendekatan ini, siswa dibimbing untuk menjadi pribadi yang kreatif, aktif, komunikatif, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Setiap proses belajar diarahkan untuk mengembangkan karakter mulia, kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis sehingga lulusan SMA Al Hikmah siap beradaptasi dan berkontribusi di era global.

 

Kurikulum Ke-Al-Hikmahan

Sebagai ciri khas sekolah, Kurikulum Ke-Al-Hikmahan berfokus pada pembentukan karakter dan kompetensi spiritual keagamaan. Melalui program Akhlak Islam Educare, Tahfidz Al-Qur’an, Percakapan Bahasa Arab, dan BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an), siswa diarahkan untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berwawasan Islam, dan mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendekatan ini menjadikan mutu lulusan lebih holistik dan kompetitif, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan moral.

 

Kurikulum Keterampilan

Kurikulum ini dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan era digital.
Melalui pembelajaran berbasis proyek, pelatihan praktis, serta kerja sama dengan lembaga profesional, siswa SMA Al-Hikmah Jakarta diharapkan memiliki minimal 12 sertifikat keterampilan kerja saat lulus.

Dengan demikian, lulusan SMA Al-Hikmah Jakarta memiliki nilai tambah nyata: siap kerja, siap kuliah, dan siap berkarya menjadikan mereka lebih kompetitif dibandingkan lulusan sekolah lain.

Kegiatan Intrakurikuler Khas SMA Al-Hikmah Jakarta

Kegiatan intrakurikuler di SMA Al-Hikmah Jakarta dilaksanakan melalui proses pembelajaran formal di kelas, sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Seluruh mata pelajaran dirancang untuk membangun kompetensi akademik, karakter, dan keterampilan abad 21 yang dibutuhkan peserta didik.

Berikut daftar mata pelajaran intrakurikuler yang diselenggarakan:

  1. Mata Pelajaran Keagamaan & Pembinaan Karakter
  2. 1. Tahfidz
  3. 2. BTQ (Baca Tulis Qur’an)
  4. 3. Pendidikan Agama Islam
  5. 4. Akidah Akhlak
  6. 5. (TF) Tahfidz
  7. 6. Public Speaking Islami
  8. 7. Bimbingan Konseling
  9.  
  10. Mata Pelajaran Bahasa
  11. 1. Bahasa Indonesia
  12. 2. Bahasa Inggris
  13. 3. Bahasa Arab
  14.  
  15. Mata Pelajaran Matematika & Sains
  16. 1. Matematika
  17. 2. Fisika
  18. 3. Kimia
  19. 4. Biologi
  20.  
  21. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
  22. 1. Geografi
  23. 2. Sosiologi
  24. 3. Sejarah Indonesia
  25. 4. Sejarah Dunia
  26. 5. Antropologi
  27. 6. Ekonomi
  28. 7. PPKn
  29.  
  30. Mata Pelajaran Seni & Olahraga
  31. 1. Seni Budaya
  32. 2. PJOK
  33.  
  34. Mata Pelajaran Kewirausahaan & Teknologi
  35. 1. PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan)
  36. 2. Informatika / TIK
  37. 3. Digital Marketing
  38. 4. Web Design

Kegiatan Kokurikuler

Kegiatan kokurikuler berfungsi memperluas dan memperdalam kompetensi akademik serta membangun karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

  1. 1. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) — Membentuk jiwa kepemimpinan, disiplin, dan kerjasama tim.
  2. 2. Fieldtrip / Outing Class — Pembelajaran di luar kelas untuk memperluas wawasan dan pengalaman langsung di lapangan.
  3. 3. Pelatihan Kompetensi — Pengembangan kemampuan sesuai minat dan bakat siswa.
  4. 4. Public Speaking — Melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum.
  5. 5. Pidato dan Dakwah Mitta — Mengasah kemampuan menyampaikan pesan moral dan keagamaan secara efektif.
  6. 6. Mentoring — Bimbingan spiritual dan motivasi dari guru atau kakak kelas untuk memperkuat karakter Islami.
  7. 7. Amal Jumat — Melatih kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada sesama.
  8. 8. Takziah ke Masyarakat — Mengajarkan empati, solidaritas, dan rasa kebersamaan dalam lingkungan sosial.
  9. 9. Apresiasi Siswa Mandiri dan Berprestasi — Memberi penghargaan kepada siswa yang menunjukkan kemandirian dan prestasi luar biasa.
  10. 10. Jumat Berkah — Kegiatan berbagi dan kebersamaan warga sekolah setiap Jumat.
  11. 11. Jumat Sehat — Olahraga bersama untuk menjaga kebugaran jasmani dan mempererat silaturahmi.
  12. 12. Teknik Debat — Melatih logika, argumentasi, dan kemampuan berpikir kritis.
  13.  

Pembiasaan Karakter Spiritual

Kegiatan ini menjadi ciri khas sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

  1. 1. Tadarus — Membaca dan memahami Al-Qur’an setiap pagi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.
  2. 2. Shalat Dhuha — Melatih kedisiplinan ibadah serta membentuk karakter sabar dan ikhlas.
  3. 3. Yasin dan Tahlil — Menanamkan rasa syukur dan keikhlasan melalui kegiatan doa bersama.
  4. 4. Pembacaan Kitab — Memahami nilai-nilai Islam melalui kajian kitab klasik dan modern.
  5. 5. Pekan Tahfidz — Program intensif hafalan Al-Qur’an untuk memperkuat kemampuan spiritual dan konsentrasi siswa.
  6. 6. Program Wajib Imam — Melatih siswa menjadi imam salat, menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab dalam memimpin ibadah.
  7. 7. Islam Educare — Pembinaan akhlak Islami sebagai pedoman perilaku sehari-hari.
  8. 8. Shalat Tahajud — Kegiatan pembinaan rohani melalui salat malam berjamaah.
  9. 9. Puasa Sunnah — Menumbuhkan kesadaran spiritual dan pengendalian diri melalui pembiasaan puasa Senin–Kamis.
  10.  

Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa, sekaligus mengembangkan kemampuan sosial, kreativitas, serta keterampilan praktis yang berguna di masa depan.

  1. A. Olahraga
  2. 1. Futsal — Melatih kerjasama, sportivitas, dan semangat kompetisi.
  3. 2. Pencak Silat — Mengasah ketangkasan, kedisiplinan, dan kearifan budaya lokal.
  4. 3. Atletik — Mengembangkan kekuatan fisik, ketahanan, dan semangat pantang menyerah.
  5.  
  6. B. Kesenian
  7. 1. Hadroh — Menumbuhkan kecintaan terhadap seni islami melalui musik tradisional.
  8. 2. Marching Band — Melatih kedisiplinan, kekompakan, dan estetika seni musik.
  9. 3. Tilawatil Qur’an — Mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan lagu.
  10. 4. BTQ (Baca Tulis Qur’an) — Memperkuat kemampuan dasar membaca dan menulis huruf Arab.
  11.  
  1. C. Kepanduan
  2. 1. Pramuka — Membentuk karakter disiplin, mandiri, peduli lingkungan, dan cinta tanah air.
  3.  
  1. D. Keterampilan
  2. 1. Sablon, Bazar, Market Day, dan Keterampilan Kerja — Melatih jiwa wirausaha, kreativitas, dan tanggung jawab.
  3. 2. Satu Siswa Satu Proyek — Mendorong inovasi dan kemampuan problem solving berbasis proyek nyata.
  4.  
  5. E. Program Penunjang
  6. 1. Shalat Dhuha, Zuhur, dan Jumat Berjamaah — Menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan dalam ibadah.
  7. 2. Kultum (Kuliah Tujuh Menit) — Latihan dakwah singkat untuk membangun rasa percaya diri.
  8. 3. Amaliah Ramadhan — Kegiatan ibadah dan sosial selama bulan suci Ramadhan.
  9. 4. Masa Pengenalan dan Layanan Murid (MPLM) — Pembinaan awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah.
  10. 5. Pentas Seni — Ajang ekspresi bakat dan kreativitas siswa dalam bidang seni dan budaya.
  1.  

Kurikulum Merdeka

Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berpihak pada peserta didik. Melalui pendekatan ini, siswa dibimbing untuk menjadi pribadi yang kreatif, aktif, komunikatif, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Setiap proses belajar diarahkan untuk mengembangkan karakter mulia, kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis sehingga lulusan SMA Al Hikmah siap beradaptasi dan berkontribusi di era global.

 

Kurikulum Ke-Al-Hikmahan

Sebagai ciri khas sekolah, Kurikulum Ke-Al-Hikmahan berfokus pada pembentukan karakter dan kompetensi spiritual keagamaan. Melalui program Akhlak Islam Educare, Tahfidz Al-Qur’an, Percakapan Bahasa Arab, dan BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an), siswa diarahkan untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berwawasan Islam, dan mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendekatan ini menjadikan mutu lulusan lebih holistik dan kompetitif, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan moral.

 

Kurikulum Keterampilan

Kurikulum ini dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan era digital.
Melalui pembelajaran berbasis proyek, pelatihan praktis, serta kerja sama dengan lembaga profesional, siswa SMA Al-Hikmah Jakarta diharapkan memiliki minimal 12 sertifikat keterampilan kerja saat lulus.

Dengan demikian, lulusan SMA Al-Hikmah Jakarta memiliki nilai tambah nyata: siap kerja, siap kuliah, dan siap berkarya menjadikan mereka lebih kompetitif dibandingkan lulusan sekolah lain.

Kegiatan Intrakurikuler Khas SMA Al-Hikmah Jakarta

Kegiatan intrakurikuler di SMA Al-Hikmah Jakarta dilaksanakan melalui proses pembelajaran formal di kelas, sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Seluruh mata pelajaran dirancang untuk membangun kompetensi akademik, karakter, dan keterampilan abad 21 yang dibutuhkan peserta didik.

Berikut daftar mata pelajaran intrakurikuler yang diselenggarakan:

  1. Mata Pelajaran Keagamaan & Pembinaan Karakter
  2. 1. Tahfidz
  3. 2. BTQ (Baca Tulis Qur’an)
  4. 3. Pendidikan Agama Islam
  5. 4. Akidah Akhlak
  6. 5. (TF) Tahfidz
  7. 6. Public Speaking Islami
  8. 7. Bimbingan Konseling
  9.  
  10. Mata Pelajaran Bahasa
  11. 1. Bahasa Indonesia
  12. 2. Bahasa Inggris
  13. 3. Bahasa Arab
  14.  
  15. Mata Pelajaran Matematika & Sains
  16. 1. Matematika
  17. 2. Fisika
  18. 3. Kimia
  19. 4. Biologi
  20.  
  21. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
  22. 1. Geografi
  23. 2. Sosiologi
  24. 3. Sejarah Indonesia
  25. 4. Sejarah Dunia
  26. 5. Antropologi
  27. 6. Ekonomi
  28. 7. PPKn
  29.  
  30. Mata Pelajaran Seni & Olahraga
  31. 1. Seni Budaya
  32. 2. PJOK
  33.  
  34. Mata Pelajaran Kewirausahaan & Teknologi
  35. 1. PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan)
  36. 2. Informatika / TIK
  37. 3. Digital Marketing
  38. 4. Web Design

Kegiatan Kokurikuler

Kegiatan kokurikuler berfungsi memperluas dan memperdalam kompetensi akademik serta membangun karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

  1. 1. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) — Membentuk jiwa kepemimpinan, disiplin, dan kerjasama tim.
  2. 2. Fieldtrip / Outing Class — Pembelajaran di luar kelas untuk memperluas wawasan dan pengalaman langsung di lapangan.
  3. 3. Pelatihan Kompetensi — Pengembangan kemampuan sesuai minat dan bakat siswa.
  4. 4. Public Speaking — Melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum.
  5. 5. Pidato dan Dakwah Mitta — Mengasah kemampuan menyampaikan pesan moral dan keagamaan secara efektif.
  6. 6. Mentoring — Bimbingan spiritual dan motivasi dari guru atau kakak kelas untuk memperkuat karakter Islami.
  7. 7. Amal Jumat — Melatih kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada sesama.
  8. 8. Takziah ke Masyarakat — Mengajarkan empati, solidaritas, dan rasa kebersamaan dalam lingkungan sosial.
  9. 9. Apresiasi Siswa Mandiri dan Berprestasi — Memberi penghargaan kepada siswa yang menunjukkan kemandirian dan prestasi luar biasa.
  10. 10. Jumat Berkah — Kegiatan berbagi dan kebersamaan warga sekolah setiap Jumat.
  11. 11. Jumat Sehat — Olahraga bersama untuk menjaga kebugaran jasmani dan mempererat silaturahmi.
  12. 12. Teknik Debat — Melatih logika, argumentasi, dan kemampuan berpikir kritis.
  13.  

Pembiasaan Karakter Spiritual

Kegiatan ini menjadi ciri khas sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

  1. 1. Tadarus — Membaca dan memahami Al-Qur’an setiap pagi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.
  2. 2. Shalat Dhuha — Melatih kedisiplinan ibadah serta membentuk karakter sabar dan ikhlas.
  3. 3. Yasin dan Tahlil — Menanamkan rasa syukur dan keikhlasan melalui kegiatan doa bersama.
  4. 4. Pembacaan Kitab — Memahami nilai-nilai Islam melalui kajian kitab klasik dan modern.
  5. 5. Pekan Tahfidz — Program intensif hafalan Al-Qur’an untuk memperkuat kemampuan spiritual dan konsentrasi siswa.
  6. 6. Program Wajib Imam — Melatih siswa menjadi imam salat, menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab dalam memimpin ibadah.
  7. 7. Islam Educare — Pembinaan akhlak Islami sebagai pedoman perilaku sehari-hari.
  8. 8. Shalat Tahajud — Kegiatan pembinaan rohani melalui salat malam berjamaah.
  9. 9. Puasa Sunnah — Menumbuhkan kesadaran spiritual dan pengendalian diri melalui pembiasaan puasa Senin–Kamis.
  10.  

Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa, sekaligus mengembangkan kemampuan sosial, kreativitas, serta keterampilan praktis yang berguna di masa depan.

  1. A. Olahraga
  2. 1. Futsal — Melatih kerjasama, sportivitas, dan semangat kompetisi.
  3. 2. Pencak Silat — Mengasah ketangkasan, kedisiplinan, dan kearifan budaya lokal.
  4. 3. Atletik — Mengembangkan kekuatan fisik, ketahanan, dan semangat pantang menyerah.
  5.  
  6. B. Kesenian
  7. 1. Hadroh — Menumbuhkan kecintaan terhadap seni islami melalui musik tradisional.
  8. 2. Marching Band — Melatih kedisiplinan, kekompakan, dan estetika seni musik.
  9. 3. Tilawatil Qur’an — Mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan lagu.
  10. 4. BTQ (Baca Tulis Qur’an) — Memperkuat kemampuan dasar membaca dan menulis huruf Arab.
  11.  
  1. C. Kepanduan
  2. 1. Pramuka — Membentuk karakter disiplin, mandiri, peduli lingkungan, dan cinta tanah air.
  3.  
  1. D. Keterampilan
  2. 1. Sablon, Bazar, Market Day, dan Keterampilan Kerja — Melatih jiwa wirausaha, kreativitas, dan tanggung jawab.
  3. 2. Satu Siswa Satu Proyek — Mendorong inovasi dan kemampuan problem solving berbasis proyek nyata.
  4.  
  5. E. Program Penunjang
  6. 1. Shalat Dhuha, Zuhur, dan Jumat Berjamaah — Menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan dalam ibadah.
  7. 2. Kultum (Kuliah Tujuh Menit) — Latihan dakwah singkat untuk membangun rasa percaya diri.
  8. 3. Amaliah Ramadhan — Kegiatan ibadah dan sosial selama bulan suci Ramadhan.
  9. 4. Masa Pengenalan dan Layanan Murid (MPLM) — Pembinaan awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah.
  10. 5. Pentas Seni — Ajang ekspresi bakat dan kreativitas siswa dalam bidang seni dan budaya.
  1.